Welcome to Akademi Fisioterapi

RUMAH SAKIT DUSTIRA

Program Studi D-III Fisioterapi Akademi Fisioterapi Rumah Sakit Dustira didirikan berdasarkan  SK Kepala Staf TNI AD dengan nomor ST/108/2001 pada tanggal 13 Februari 2001, SK Ka. PUSDIKNAKES Depkes RI No  DL.02.02.1.1.4327 tanggal 19 November 2001, dan KEPUTUSAN MENDIKNAS RI No : 7487/D/T/K-VI/2011. Fisioterapi adalah bentuk pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada individu dan atau kelompok untuk mengembangkan, memelihara  dan memulihkan gerak dan fungsi tubuh sepanjang daur kehidupan dengan menggunakan penanganan secara manual, peningkatan gerak, peralatan (fisik, elektroterapeutis dan mekanis) pelatihan fungsi, komunikasi (WCPT). 

LIHAT PROFIL DETAIL

SEPUTAR KAMPUS
Informasi Seputar Kampus

Kuliah Praktek RBM Mahasiswa Akfis RS Dustira Cimahi

Jum'at 9 November 2018

Akademi Fisioterapi RS Dustira Cimahi Menghadiri Acara APTIFI

Rabu 24 Oktober 2018

Team Promosi AKfis Mengunjungi SMAN 1 Cisarua Kabupaten Bandung Barat

Selasa 23 Januari 2018

Pendaftaran Tahun Ajaran 2017-2018

Senin 8 Mei 2017

AGENDA KAMPUS
Seminar dan Kegiatan Kampus

INFORMASI PENERIMAAN MAHASISWA BARU

KLIK DISINI

BERITA KAMPUS
Berita dan artikel seputar fisioterapi


Taping Pada Olahraga ...
Selasa 23 Januari 2018

Apakah Kinesio Tape Ampuh Mengatasi Cedera Olahraga?

Kalau Anda pernah menyaksikan pertandingan olahraga dan melihat atletnya berlarian dengan plester warna-warni yang menempel di tubuh, Anda mungkin bertanya-tanya apa fungsinya plester itu. Misalnya saja bintang sepak bola seperti Cristiano Ronaldo atau Robin van Persie yang kerap terlihat memakai alat ini saat berlaga. Alat ini lumrahnya dipakai di bagian paha, meski tidak menutup kemungkinan juga dipakai di bagian-bagian tubuh lain. Benda yang juga mirip koyo tersebut adalah kinesiology tape atau bisa disebut juga kinesio tape. Sebenarnya, apa manfaat kinesio tape untuk para atlet ini? Sekilas tentang kinesio tape Metode kinesio taping awalnya dikembangkan oleh Dr. Kenzo Kase di Jepang pada tahun 1970-an untuk menyembuhkan jaringan atau otot tubuh seorang atlet yang mengalami trauma atau cedera saat berolahraga. Sayangnya, temuan awal Dr. Kaze ini diketahui ternyata justru mengurangi serangkaian gerak tubuh atlet, tidak mendukung fascia (bagian otot), bahkan pada keadaan tertentu justru menghambat proses penyembuhan jaringan tubuh yang mengalami trauma. Oleh karena itu, Dr. Kaze terus menyempurnakan kinesio tape sebagai alat perekat elastis yang juga memiliki kemampuan sirkulasi udara yang baik saat digunakan. Alat yang sudah disempurnakan ini akhirnya pertama kali dikenal masyarakat dunia ketika mulai digunakan pada Olimpiade Seoul 1988. Sejak itulah, kinesio tape makin populer untuk digunakan Cara kerja dan manfaat kinesio tape Kinesio tape dipercaya mampu mengembalikan sistem neuromuscular seperti sedia kala, meringankan rasa sakit saat berolahraga, mempercepat pemulihan cedera pada lokasi persendian, hingga mengatasi peradangan bawah kulit. Selain memiliki manfaat yang mengaggumkan, kinesio tape ini juga menyuguhkan kenyamanan untuk digunakan. Terbuat dari 100 persen katun dan kombinasi bahan latex free, kinesio tape mempu membuat gerak Anda lebih fleksibel. Keunggulan lain dari kinesio tape ini adalah kemampuannya merekat dengan baik, walaupun dalam keadaan basah karena keringat ataupun olahraga air. Dengan begitu alat ini dapat digunakan pada berbagai bidang olahraga. Pro kontra manfaat kinesio tape Banyak ahli kesehatan yang meragukan manfaat kinesio tape karena kurangnya bukti ilmiah yang bisa membuktikan bahwa alat ini mampu mengatasi cedera. Menurut John Brewer, kepala olahraga University of Bedfordshire di Inggris, kinesio tape hanya memiliki efek placebo. Para atlet yang memakainya merasa lebih baik karena percaya bahwa kinesio tape membuatnya lebih baik. Manfaat kinesio masih belum dapat dipastikan oleh dunia medis. Meski begitu, tidak ditemukan risiko dalam penggunaannya. Cara yang tepat pakai kinesio tape agar efektif Pertama-tama, bersihkan dulu kulit di area yang bermasalah dengan air bersih. Lepaskan kertas perekat kinesio dan tempelkan pada kulit. Untuk Anda yang pemakai baru, maka usahakan kondisi kulit tidak dalam kondisi iritasi. Untuk atlet profesional, pemakaian alat ini sendiri umumnya diletakkan pada bagian tubuh yang jadi tumpuan tenaga Anda. Sesuai dengan jenis olahraga yang dimainkan. Lebih jelasnya, berikut akan dijelaskan langkah pemakaian kinesio tape yang tepat. Sebelum kinesio tape ditempel, maka pastikan kulit Anda harus bersih dari minyak atau air. Pastikan Anda telah memakai kinesio taping 1 jam sebelum melakukan aktivitas olahraga, mandi, ataupun aktivitas lain yang menyebabkan keringat dan berdekatan dengan air. Hal ini dimaksudkan agar plester tersebut lengket dengan tepat di kulit Anda. Kamu mesti hindari pemakaian yang terlalu ketat agar tidak terkena iritasi di kulit. Setelah plester terpasang pada bagian tubuh yang sakit, kinesio insulation harus terus menerus diusap dengan tangan agar lem bisa lengket dengan benar. Jangan memakai alat yang lain, seperti hairdryer. Plaster alat ini dapat digunakan selama kurang lebih tiga hingga lima hari.

Nah ini Praktek yang didapat di #AkademiFisioterapiRSDustira dalam kuliah umum Taping Pada Olahraga


Lihat Detail

Tenaga Fisioterapi Akan Ada di Tiap ...
Selasa 9 Januari 2018

BERITA-SULSEL.COM – Berdasarkan hasil Riskesdas 2013, prevalensi penyandang disabilitas di atas usia 15 tahun mencapai 11 persen. Sayangnya, jumlah penyandang disabilitas yang cukup tinggi ini belum dibarengi dengan pemerataan akses layanan publik dan kesehatan bagi mereka.

Padahal, setiap orang berpeluang menjadi penyandang disabilitas yang tidak hanya dibawa sejak lahir. Namun, juga risiko penyakit menular maupun tidak menular, termasuk gangguan kejiwaan.

“Meningkatnya usia harapan hidup maka semakin bertambah kecenderungan jumlah penyandang disabilitas karena proses degeneratif. Penyakit dan kondisi kesehatan juga dapat berimplikasi pada gangguan fungsional, baik penyakit menular maupun tidak menular,” kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan Muhammad Subuh di Jakarta, Rabu (6/12/2017).

Subuh mengatakan, pihaknya siap memberikan pelayanan akses kesehatan yang merata pada penyandang disabilitas. Salah satunya dengan merehabilitasi dari sisi pengetahuan SDM, sarana pra sarana, hingga Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama.

“Fisioterapi di puskesmas nggak ada ini jadi perhatian kita bersama untuk menempatkan tenaga fisioterapi agar tidak numpuk di RS. Minimal dokter rehabilitasi satu kabupaten, satu dokter. Ada 516 Kabupaten di Indonesia jadi kita tinggal bikin mapping. Ini salah satu upaya terobosan pelayanan dalam peningkatan rehabilitasi,” ungkapnya.

Selain penempatan tenaga kesehatan yang merata, Subuh juga berharap puskesmas memerhatikan kemudahan akses pada sarana pra sarana bagi penyandang disabilitas. Sehingga, pada gilirannya, para penyandang disabilitas juga dapat memeroleh pelayanan kesehatan yang setara dengan masyarakat lainnya.

“Peringatan Hari Disabilitas Internasional tahun ini diharapkan bisa meningkatkan pengetahuan petugas puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi penyandang disabilitas untuk mewujudkan layanan kesehatan yang inklusi,” tandasnya.

Sumber : https://berita-sulsel.com/2017/12/07/tenaga-fisioterapi-akan-ada-di-tiap-puskesmas-layani-disabilitas/


Lihat Detail

Metode Baru Atasi Cedera Lutut ...
Selasa 9 Januari 2018

Jakarta, Aktual.com — Apakah Anda pernah mengalami masalah dengan lutut Anda?. Pada umumnya ketika Anda mengalami cedera pada lutut Anda, Anda akan merasakan nyeri yang luar biasa, bahkan sulit bagi kaki untuk menopang tubuh Anda.

Jika cedera lutut terjadi, umumnya ada beberapa pengobatan yang biasa disarankan oleh dokter. Seperti dijelaskan oleh Orthopaedic Surgeon dan CEO Centre for Orthopaedic, Mount Elizabeth Hospital Singapore, Dr. Jeffrey Chew. Ia mengatakan, bahwa dalam mendiagnosis penyakit ini, dibutuhkan X-ray dan pemeriksaan fisik, di mana Anda diminta untuk menceritakan derajat nyeri lutut, flexibilitas lutut, fungsi dan mobilitas umum.

“Kebanyakan kasus dapat diobati secara tradisional dengan obat-obatan, fisioterapi, dan suntikan asam hyaluronic ke lutut. Ketiga opsi biasanya cukup untuk mengobati kondisi seperti itu. Namun jika dirasa masih sakit, operasi dapat menjadi salah satu jawabannya,” ungkap Dr Jeffrey, kepada Aktual.com, di Jakarta, Selasa (26/01)

Namun demikian, Dr Jeffrey menjelaskan, bahwa kebanyakan dari beberapa orang memilih untuk menggunakan ‘pain killer’ untuk menghilangkan rasa sakit, padahal obat tersebut tidak boleh dikonsumsi secara terus menerus.

“‘Pain killer’ tidak bisa dikonsumsi 6 minggu berturut, dan kalau pun mengonsumsi jamu, pastikan mengetahui konten di dalamnya, jangan ada steroid di dalamnya,” ujar Jefrrey.

Lebih lanjut, dokter Jeffrey menjelaskan mengenai pengobatan terbaru yang diberikan dari Rumah sakit Parkway Hospitals, Singapore. Yaitu dengan tekhnik MAKOplasty.

Dijelaskan oleh Dr Jeffrey, teknik ‘MAKOplasty’ ini merupakan perawatan paling cocok bagi orang dewasa yang menderita nyeri lutut dengan berbagai keunggulannya dibandingkan operasi pergantian lutut yang biasa dilakukan pada umumnya jika seseorang menderita cedera lutut.

“Perawatan ini dilakukan terhadap salah satu dari tiga kompartemen lutut pasien, yang tidak memiliki syarat untuk penggantian lutut secara total,” jelas ia menambahkan.

Lebih lanjut, Jeffrey menjelaskan yang dimaksud dengan MAKOplasty yaitu penggantian bagian permukaan lutut yang sakit dengan cara menargetkan tepat pada bagian lutut yang akan dioperasi (dalam 0,5mm akurasi, red), sehingga tulang yang sehat dan jaringan di sekitarnya tak tersentuh. Implan ini kemudian diamankan di sendi lutut untuk memungkinkan untuk bergerak dengan lancar seperti sediakala.

Tekhnik pengobatan MAKOplasty (atau bedah lutut robotic) ini diungkapkan oleh Dr.Chew memiliki banyak keunggulan.

“Penggunaan tekhnik robotic ini, tentunya ukuran dan pemasangan implan lebih tepat, masa penyembuhan juga lebih cepat. Dan, ini bisa bertahan dari 15 sampai 20 tahun. Jadi mulai banyak pasien yang meminta prosedur ini karena hasilnya sangat memuaskan,” urai dokter Jeffrey menutup pembicaraan.

Sumber : http://www.aktual.com/metode-baru-atasi-cedera-lutut/


Lihat Detail